Saturday, December 31, 2011

2012

Ini postingan rutin tahunan, tiap akhir tahun pan gue selalu review resolusi tahun itu sama bikin resolusi tahun depan pan yaaak. Tradisi nggak boleh ditinggalkan dong dong dong, padahal sih gue udah tergoda banget inih curhat soal pindahan dan kehidupan di Balikpapan setelah 3 minggu disini. Bah, Balikpapan bisa menunggu... gue toh masih disini.

Sooooh, apakah yang terjadi dengan 2011? Setelah gue lihat lagi postingan resolusi gue buat tahun 2011 ternyata gue udah kehilangan ambisi saat itu yaak.... duh kasihan! :p Yaaah selama tahun 2010 sejak bulan Maret kan gue lebih banyak ngabisin waktu di rumah, ngurus anak dan kerja part time aja 4 jam 2x seminggu, itu pun on call (itu pun males-malesan...) sementara yang sebelumnya kerja dengan office hour plus Sabtu; jarang di rumah, kerjaan lumenyen, bergengsi, berduit.... yah maklum lah kalo gue mendadak kehilangan ambisi. Eh, maklum kagak yak??!

Tapi ternyata kebosanan gue di rumah-rumah aja membawa berkah, gue jadi pengen punya usaha. Bulan April 2011 Coral lahir. Walau pun kemajuan usahanya  lambat banget, lebih lambat dari siput renta dengan parkinson, yaaaah untuk akhirnya berkemauan berusaha dan mulai bikin itu udah lumayan lah buat gue. Gue jadi banyak belajar, eh sedikit sih... tapi gue jadi tau-tauan yang tadinya blank acan soal berusahe gitu.


Naaaaaaaaaah... karena akhir-akhir ini gue sering eh, kadang, eh sesekali baca buku or artikel tentang motivasi buat intrepreneur gitu, gue jadi terpacu buat bikin resolusi yang lebih berkwalitas yang tajam dan terperinci. *mendadak mandeg*


...



... ...


... ... ... ???


Ih apa yah? -___-*



Coral. harus gue mulai dari 0 lagi setelah kepindahan gue ke Balikpapan. Males ya neeeik! Gue harus cari tau lagi dimana gue bisa dapet tukang kap lampu atau tukang besi yang bisa bantu gue bikin rangkanya, dimana gue bisa dapet komunitas yang bisa bantu gue merealisasikan mimpi Coral (eh kalau yang ini sih bukan "lagi" tapi emang baru akan), mulai lagi nyari konsinyasi, yang paling penting dari itu semua mulai bikin produksi lagi! Tapi dari artikel-artikel motivasi yang gue baca males itu adalah pantang, lagian secara gue kerja sendirian kalo males yaaaa lembet-lembet aja terus nih usahe. Aren't I the boss for my self?? Kerja Diana, kerjaaaaaa!!!!! *ctaaaaarrr!!!!*


Untuk rinci rencana akan gue catet di dream book gue aja deh yaak, nggak perlu gue share di sini toh? *ngubek-ngubek buku di gudang* Eh kecuali kalau ente mau jadi partner in crime business gue... ada kah? Anyone? :p


Selain Coral. gue masih punya project satu lagi namanya Tee4Charity, silahkan baca-baca disini. Project jualan kaos anak yang keuntungannya akan disedekahin pas hari ultahnya Izan ini belum berhasil. Gue udah mulai bikin kaosnya di salah satu tukang sablon di Ciputat yang gue dapat dari internet. Tapi ternyata setelah coba 1 buat anak sendiri dan dicuci ketahuan deh kualitas sablonnya buruk. Padahal yang mau beli udah lumayan bener, malahan udah ada beberapa kaos yang keburu terjual... tapi untung yang beli mertua gue jadi yaaaah semoga bisa dimaklumi. Sementara ini kaos-kaos yang udah dibikin disimpen dulu dan berniat untuk disedekahin langsung nantinya ke anak-anak yang bernasib kurang baik. Dan gue mau cari tukang sablon kece di Balikpapan ini untuk mulai kerjain project ini lagi... will do that today!


Gue pun perlu cari anak yang bernasib kurang baik tapi dengan potensi luarrrrr biasa untuk kelanjutan object dari Tee4Charity ini, karena niatnya paska ultahnya Izan project ini akan gue terusin tapi dengan cara yang agak beda :) Adakah yang punya rekomendasi... monggo lhoooo.


Lanjyuuuut.... resolusi gue nggak cuma soal usahe aje dong dong dong.... pan gue mamak satu anak cum bini kece! Gue mau mulai kehidupan yang lebih teratur disini. Kalo kemaren 95% kehidupan gue setelah jadi emak diwarnai dengan frekuensi 2-2 minggu dengan dan tanpa suami, sekarang kan nempel muluk kecuali pas office hours. Charge gue di rumah justru lebih besar dari sebelumnya, karena tiap jam kerja pan laki gue gak ade. Karena itu gue pengen manajemen yang lebih teratur, anyway sepertinya nggak susah untuk punya flow yang teratur di sini.... Balikpapan kota santeeeeeeeeeeeeei! :)


Dan urusan menjadi mamak, tahun 2012 akan jadi tahunn nyapihnya Izan. Gue baru mau nyapih dia setelah at least genap 2 tahun, udah nanya and intip-intip ceritanya mamak-mamak kece yang udah berhasil weaning with love. Doakeun aja gue berhasil juga yaak! Hummm apa lagi yaaa... Dan karena Izan akan disapih tahun ini, insyaAllah dia bisa dilatih untuk lebih mandiri tahun ini, biar emaknye bisa lebih maksimal berusahe gituuuuuuh.... hehehehhee...


Eh lupak, pan aye punya profesi dokter gigi juga pan yaaaak? Nah untuk ini gue akan usaha cari lowongan disini... Untuk yang ini kalimatnya pake "akan" bukan "mau" karena menurut gue "akan" itu masih belum pake "kemauan" hehehehehehhe.... Eh mau sih gue, tapi nggak sebesar kemauan gue berwirausaha!


Dan mimpi soal diving... ini pasrah dengan keuangan suami. Kan gue nggak berpenghasilan kece lagi sekarang, eh bukan nggak tapi belum! Yang jelas semoga tahun ini gue bisa ambil sertivikat untuk nambah level lagi. *kedipin suami*

Yaaaaaaaaaaaaaaah demikian lah kiranya cite-cite aye untuk 2012 dimana umur akan menjadi tujuh belas. Eh, ntar dulu!!! Camkan ini baik-baik wahai semesta.... umur gue boleh deh jadi kepala 3 tapi gue terlahir  dengan spirit untuk FOREVER TWENTIES!!!! Ehm, muka jugak! Gua tidak akan bertambah tuaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!! *langsung headstand* *dan daftar kelas yoga*


Selamat datang 2012!!!!!! GUA NGGAK TAKUT DENGAN KEPALA TIGA!!!!! HA HA HA HA HA HA HA HA!!!!! -___-*

Sunday, December 18, 2011

My feet are now stepping in Balikpapan.

Hello from Balikpapan... yes I've finally moved in here! The only reason I postpone my moving for one week is because of workshop that I was asked to do for the best of UK festival, held by British Council. I never held any workshop before, and not that I have followed many workshops in my life. Hence the preparation was a lil bit stressful, cause I also should prepare for the moving, remember? But it's finally passed... so relief!

I'm not gonna talk about the workshop here, but you can have a peek here!

And now, the moving... Oh yess, as I expected.. uh, no wait.. What did I expect?? Well in short, after all the goodbyes with the whole family at Cengkareng Airport we finally arrived at Balikpapan on Monday night (December 12th), picked up by my uncle who lives here. After not-too-long-dinner and chat we then made it to La Grandeur Hotel, our temporary home until.... yeah, I'm questioning it too, I'm still not sure until when! :p


The good thing is that my son thinks that we're on holiday, he's so excited and keep asking where is the horse so he can ride one. The bad news is that there is no horse here in Balikpapan... I suppose. Hopefully we can move to our new home at least this weekend, living in a hotel is good but not for too long. Besides, this so-called-five-stars-hotel doesn't seem to deserve its rate. The only thing that makes this hotel more sophisticated then others is its private beach but that's all. You can not even swim at the beach, I'm not sure why, but no body swim there as far as I know, and there's no life guard either so I won't risk my self and son to swim there.


And how about the city? It is good! You can spin around the city from one point to another and still have your afternoon to lazying on your room. The traffic is a looottttt friendlier then Jakarta's, the people are slow and relax, no body are in rush here, the sky is blue (though the temperature is pretty hot at day.... well, what can you expect when you live near the sea at a tropical country?!), most places are pretty clean.. The bad thing that you can get here is the waitress(es) might be not as friendly as in Jakarta. When you go to a restaurant or a shop at Jakarta, the waitress(es) or salesman(girl) will satisfy you with their very nice service.... that doesn't usually happen here. But at some places I still got a satisfaction service though! :p


Although I know that some of my friends live here, I still haven't meet anyone yet. Knowing that I still haven't got any friend yet can sometimes makes me feel a little bit lonely. On our first days at the hotel I met an Australian mom who lives in Sangatta. I met her when having breakfast with my son, her 3 y o son asked my son to seat beside him. I was happy knowing that my son and I can have new friends but it doesn't last long as they have to go back to Sangatta just 3 days after. I hope I can get  friend who also have child at my son's age, wont it be awesome?! That's why I'm trying to put my son to toddler school here, at least he can have new friends there. The school hunting is my main priority right now, and we're gonna do it tomorrow! Wish us luck???

Thursday, December 8, 2011

Kesurupan

Badan itu terguncang-guncang mengikuti hentakan batuk yang tidak habis-habis. Tiba-tiba saja perempuan itu batuk-batuk hebat, sesaat sebelumnya ia hanya duduk diam dengan gelas di tangan di salah satu sisi ruangan yang berisi orang-orang yang dikenalnya dengan baik. Orang-orang di sekitarnya pun mulai beraksi dengan gaya mereka masing-masing: ada yang hanya menanyakan dari jauh, ada yang mendadak panik, ada yang merasa paling tau apa yang terjadi, ada yang hanya diam kasihan.

Batuk perempuan itu terdengar semakin aneh, semakin dalam dan kering tanpa dahak. Badannya terus berguncang, semakin dalam batuknya, semakin dalam pula kepalanya tertunduk. Hingga nyaris habis napasnya dan keningnya setitik menyentuh karpet kemudian batuk yang telah berlangsung selama tujuh menit itu tiba-tiba berhenti. Mungkin sebagian orang  mengira perempuan itu mati. Atau mungkin juga pingsan barangkali. Tapi sebelum mereka bereaksi lebih jauh tiba-tiba perempuan itu duduk tegak. Matanya merah, melotot tajam. Nafasnya bagai nafas pelari sehabis maraton. Semua bagian badannya dari ujung rambut sampai ujung kaki menunjukkan kemarahan yang meletup-letup.... ini Krakatau 1883!

Mata merah nanar dan penuh amarah itu melotot ke sekeliling. Semua ia perhatikan, nggak ada yang luput dari sapuan lirikannya. Seluruh ruangan terdiam, bengong... apa pula ini? Ini macam hening paska gempa dahsyat, sesudahnya pastilah tsunami!

"BRENGSEK!!!! BEDEBAHHHHH!!!" sekonyong-konyong perempuan itu berdiri.

"ELO!" perempuan menunjuk ke sosok yang hanya bertanya dari jauh tadi.
"Muak gue sama gaya lo yang nggak peduli soal apa pun. Orang jatuh sampe nempel ke kulit lo juga lo nggak peduli, selama kulit lo nggak lecet itu bukan masalah lo. Monyong!!! Gaya lo sok bener, ngritik manusia sedunia. Muke lo jauh!!!Semua yang lo kritik di orang itu ada di muke lo! Jangkrik!!!"

Kemudian mata nanar itu bergeser tiga puluh derajat...
"ELO JUGA!!! Di dunia ini bukan cuma elo yang napas!!! Gue juga!!! Die, die , die, si jangkrik juga napas!!! Coba sono jalan pake sepatu gue, biar ente ngerti derita orang lain!!!! BAHLUL!"

...kembali mendelik...
"Ini lagi!!! Si tongseng! Tong kosong dari seng berisik amat macam satu-satunya siaran radio di dunia!!! Hemat-hemat bacot lo biar berat dikit otak lo!!!!"

...melengos ke sisi lain...
"Elo!!! Salah kaprah hidup lo! Biar gitu tetep aja pede lo ya nilai orang lain?! Yang lo kira bener itu busuk semua di neraka!!!! Haaa...? Haaaaa...?? Nangis???? Dasar si Clara Bella sapi telenovela! Bulu mata gue anti tukang drama munafik macam ente!"

...melengos lagi...
"Yang ini pulak... hidup segan mati tak mau!! Pelik!!!"

Terakhir mata merah itu mendarat ke sebuah cermin...

"SETAN ALAS!!!!! KAMU!!!! PALING BUSUK SERUANGAN INI!!!!"

...kemudian pingsan.

Sunday, December 4, 2011

Welcome to Onyx X no. 18... and goodbye!


Onyx X. 18
Seminggu ini jadi minggu yang melelahkan banget buat gue and Billy... terutama Billy deh kayanya, gue sih masih bisa curi-curi istirahat dengan alasan nenenin anak :p Belum kelar capek abis diving (plus nyetir pp jkt-anyer buat si big boss) besokannya langsung mulai ngepak-ngepak barang buat dikirim kloter pertama pake "mainan" barunya Billy, si Peres. Yang ngepak-ngepak sih Billy lagiiiih....

Eh, bukannya waktu itu gue bilang jagonya ngepak itu cewe ketimbang laki yak? Yah, tapi pan laki aye sukarela lhooo ngepak-ngepak 40 eh 50 eh 60...err.. 70% barang! Alhamdulillah lah yaa... *cipokmesra*. Kasian dia, tepar tapi tetep kece.

Yang jelas seminggu terakhir ini kita cukup pontang-panting, either physically or emotionally. Beneran, nggak pernah gue kira kalau ninggalin rumah ini bakalan segitu sedihnya, Billy pun sama. Gue masih inget pertama kali nginjekin kaki ke rumah itu, waktu Billy nunjukkin pas rumahnya masih dibangun, lagi proses masang-masang lantai... waktu itu gue and Billy masih dalam proses persiapan nikah ho ho ho... Gue juga masih inget pertama kalinya kita pindah ke rumah itu, itu rumah yang ke tiga diisi di cluster itu... Kita belum punya tetangga sampai cukup lama. Gue and Billy sempet puas main layangan di depan rumah yang anginnya kencang karena tanah-tanah masih kosong, padahal gue lagi hamil lumayan gede tapi ya bodo amat, orang nggak ada tetangga pan! Kita juga sempet puas main kembang api and petasan di halaman belakang rumah malam-malam, nggak ada yang protes... ga punya tetangga! (ini juga pas gue masih hamil)

Gue masih inget pertama kita masuk rumah itu cuma bermodal kasur 160cm, AC di kamar, fan berdiri buat di ruang tengah, karpet merah gonjreng hadiah kawinan, tv 14 inch punyanya Billy dari jaman ngekos, kulkas, kompor 1 tungku, dispenser, sama panggangan roti! :))  TV di taro di atas kardus di ruang tengah, yang akhirnya emang jadi ruang TV, pertama kali bokap gue main ke rumah doi nyengir ngeliat TVnya yang kebanting sama ruangan yang kosong hehehe... Nggak lama mertua gue minjemin dua kursi piknik lipat pendek, lumayan buat kita nonton TV sambil megang piring kalau pas makan hahahaha... Kita bahkan belum punya lemari, segala baju-baju dihampar aja di atas tikar, sampe akhirnya pinjem gantungan dari mertua, dan akhirnya beli lemari ligna-lignaan buat sementara. Asal duit udah terkumpul dikit mulai pelan-pelan nyicil isi rumah. Gue masih inget waktu gue and Billy bingung milih mana yang lebih prioritas antara kitchen set sama wardrobe, dasar kita lebih mentingin perut, maka kitchen set yang menang :))

Gue juga masih inget waktu mulai hunting gaya kamar bayi di internet, dan mulai bikin dengan nuansa yang mirip-mirip... dan setelah jadi hampir tiap malam gue masuk kamar itu sambil ngebayangi gimana kamarnya nanti kalau udah ada bayinya disitu.... :')

Gue juga msaih inget waktu balik lagi ke rumah itu setelah seminggu numpang di rumah bokap nyokap setelah Izan lahir, gue inget banget gimana rasanya pas akhirnya gue bawa bayi ke kamar bayinya. :') Aaahhh... jadi sedih deh nih :'''')

Gue baru sadar belakangan kalo ternyata rumah itu bagian dari keluarga kecil gue selama ini, ikut ngeliat dari yang cuma ada gue and Billy, terus nongol Izan, Izan mulai belajar angkat kepala, megang, ngomong, jalan dan seterusnya.... :') Selama ini gue pikir gue bakalan happy-happy aja nyambut kepindahan, ternyata udah berapa kali dehgue mewek cuma gara-gara ninggalin rumah, baru rumah doang padahal, belum keluarga! :'(

Di sini urusan masih lebih gampang, ada apa-apa orang tua dan mertua deket. Gue and Billy cukup kebantu banget sama mertua gue selama packing-packing kemaren, alhamdulillah. Gimana kehidupan di Balikpapan nanti yak??

Anyway... ini foto-foto packing-packing, chaosnya kargo, dan ruangan-ruangan di rumah akhirnya setelah kosong.... Welcome to Onyx X no. 18...
kloter pertama

heboh!
si kurir shock :))
sampai ketemu di Balikpapan, Peres!
minjem 4 peti besi punya nyokap-bokap.. emak gue dulu pindahan pake belasan peti begituan malahan!!! whoa!     


dapur dipack belakangan sama tukang cargo
demikian adanya....

sedikit-sedikit mulai berkurang

mereka baru selesai jam 2.30 am!


Kamar tidur gue Billy Izan


kamar mandi atas


kamar Izan

tempat terpaporit gue di rumah... hiks... dapur... hiks... baik-baik ditinggal mamak yaaaak! :')


siap-siap capcuss

kamar bawah / kamar tamu tapi biasa buat jadi "sarang" mainannya Izan :))

juragan kamar :))
the living room


dining room

ruang tengah plus AC yang sempet dinikmatin 3 hari terakhir hehehe... (requestnya yang ngontrak)

koosyong..

keringin bulu ketek :p

foto-foto dulu sebelum capcusss...
halaman belakang, nyaris dipermak dengan segala kolam gantung, bagus nggak jadi...nggak taunya pindeeeeh... :p

:')

halaman depan, walaupun tak terlalu terawat tapi kami cintaak!

nggak metik nanas merah ini deh... yang ngontrak deh yang asoy deh, ya gitu deh, ya udah deh...

dadaaaaah Onyx X 18!!!!! :''')
 

goood byeeeee.... soooo looonggg....